James Rodriguez Yang Gagal di Madrid

Monday, May 11th, 2020 - gamespools

Perjalanan Sulit James Rodriguez bersama Real Madrid mungkin membuat sebagian fans Los Blancos mengibai. Akan tetapi bagaimana bila sebagian besar kesulitan James dikarenakan oleh sifat buruknya sendiri? (Gamespools)

James boleh jadi masih menggunakan kostum El Real, tapi sebenarnya dia tidak benar-benar dianggap. Zinedine Zidane jelas tidak terlalu menyukai gelandang Kolombia tersebut, yang terlihat dengan minimnya peluang bertanding James.

Zidane juga nyaris dikritik karena perlakuan buruk terhadap James itu, meski alasannya jelas. Kini, analis sepak bola Spanyol, Ivan Meija, membongkar rahasia bahwa kesulitan James sebenarnya dikarenakan oleh sifatnya sendiri.

Merasa Dirinya Sangat Penting

Kata Meija, sifat terburuk James merupakan rasa percaya dirinya yang berlebihan. James memandang dirinya sebagai pemain terpenting di Madrid, merasa mesti diperlakukan istimewa. Walau telah dipinjamkan ke Bayern, sifat itu masih jelas diperlihatkan James.

“James merupakan anak kecil yang manja. Dia tidak ingin jadi pesepak bola, tidak ingin jadi sukses. Nahasnya dia merasa jadi tokoh utama, namun saat itu di Real Madrid masih ada sosok Cristiano Ronaldo,” ucap Meija kepada Corrillo de Mao via Marca.

“Dia berhenti berusaha jadi pesepak bola dan mulai mementingkan nama besarnya. Dia tidak pernah bersikap profesional, karena dia berpikir bahwa tim tersebut miliknya.”

“Dia pernah berseteru dengan [Rafael] Benitez, juga berseteruh degan [Claudio] Ranieri. Dia tidak menyukai semua orang,” tutupnya.